Ganti Warna Background

Sabtu, 24 Maret 2012

puisi persahabatan

Kau Sahabatku, Kumerindukanmu

 

kau yg dtang d khidupanku ..
kau yk tiba di waktu senja..
kau yg hadir di waktu malam ..
kau yg tlah menghapus kegundahanku ..
kau tlah membuatku tersenyum..
kau tlah membuatku mrasa khilangan ..
kau adalah temanku terkasih ..
kau adalah cerita lamaku ..
kau adalah kenangan cintaku ..
jika,ku talk lagi bersamamu,
ku akan merindukanmu..
jika,ku ingin melihat senyummu
mka,senyummu akan terlihat di antara rembulan dan bintang ..
jika,q rindu akan suaramu
mka,ku akan mendengar suaramu di antara gesekan daun daun di musim semi nanati



Sahabat


Berlari-lari kecil
mengejar cita-cita besar
ditemani semangat matari
tekad terkepal sekepalan
dan sahabat sepandangan
mencari cara terbaik
tuk menjadi ciri tertangguh
dan ucapkan itu saling bersalingan
sahabat satu jabat-an tangan
sembunyikan dulu ketinggian
saat siapa tiba lebih dulu
sahabatku satu tujuan


Persahabatan Dan Cinta


mungkin malam ini menjadi saksinya..
bagaimana bulan mulai menundukkan kepalanya..
meredup indah penuh kekalahan..
bukan karena benci, tapi karena ingin memperbaiki..
mungkin malam ini akan tetap menjadi saksinya..
bagaimana sanga bintang mulai sombong dengan angkuhnya..
dia mulai berani menutup terang dengan kelipnya..
seberapa besar sang bintang itu..
seberapa tinggi sang bintang itu..
apakah dia tak sama dengan rembulan..?
entahlah…
hati ini lama tak bangkit..
aku bahkan lupa kapan terakhir hatiku mencair..
semua tak ada yang mengantinya..dengan atau oleh apapun..
tapi apakah persahabatan akan terhenti ketika hati tersakiti..
mengertilah..
aku tak sedang menginginkanmu..
aku juga tak sedang membiarkanmu menjauh..
aku hanya ingin persahabatan itu kembali..
tanpa hati yang terpatri dengan perasaan dan emosi..


Rindu Sahabat


aku Rindu bintang..
aku kangen bulan..
aku ingin memeluk bintang bintang..
kamu tanya.. apa yang kamu lakukan selama ini..
apakah disana tak ada yang kamu rindukan..
apa disana kamu berada dalam ruangan yang tak kau kenali..
apa juga engkau disana tak mampu memahami dimana kamu berada..

kamu jawab..
disini gelap..
disini mendung..
matahari dan mataku tak ingin bertemu..
siang dan malamku tak pernah berganti..
aku merindukanmu sahabat..
aku ingin melihat sinarmu..
tawamu dalam gundahku..
ceriamu dalam tangisku..
dan tegarmu dalam kekalutanku..
ah sahabat..
kamu hebat..
aku rindu kamu..
menjadi penerang seluruh kehidupanku

 

Tidak ada komentar: